Gempa di Aceh dan Alasan Mengapa Aceh Sering Dilanda Gempa

Berikut ini, saya kutip ulang berita dari Detik tentang Gempa Aceh yang terjadi dua kali pada hari ini, 16 Februari 2017. Saya juga menambahkan tuitan resmi BMKG di bawahnya.

Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, diguncang gempa bumi 2 kali pada dini hari tadi. Gempa pertama berkekuatan 5,5 skala Richter (SR) dan menyusul gempa kedua 5,4 SR.
Dilansir dari situs resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Kamis (16/2/2017), rentang waktu terjadinya gempa itu berdekatan. Gempa pertama terjadi pada pukul 02.47 WIB, lalu gempa kedua pada pukul 02.53 WIB.

Gempa pertama berada di titik koordinat 5,18 LU-96,19 BT dengan kedalaman 14 km. Titik pusat gempa berada di 2 km sebelah barat laut Pidie Jaya.

Sedangkan gempa kedua berlokasi di koordinat 5,21 LU-96,13 BT dengan kedalaman 12 km. BMKG menyebut kedua gempa itu tidak berpotensi menimbulkan gelombang tsunami.

 

screen-shot-2017-02-16-at-12-31-33-pm

Membaca berita tentang Gempa di Aceh, mengingatkan saya akan Tsunami 26 Desember 2004. Semenjak itu, Aceh sering dilanda bencana alam. Sebelumnya, 7 Desember 2016, juga terjadi Gempa yang menewaskan 102 orang, menurut BBC.

Pertanyaannya : Mengapa Aceh Sering Dilanda Gempa?

Saya menemukan jawaban menarik dari Ir. Faizal Adriansyah Msi, Ketua Ikatan Ahli Geologi Indonesia Pangda Aceh, tentang alasan Aceh akan sering dilanda gempa bumi.

“Akibat gempa yang menimbulkan tsunami pada 26 Desember 2004, maka ibarat orang luka parah, penyembuhannya membutuhkan waktu lama. Posisi menuju kestabilan inilah yang mengharuskan terjadinya gempa-gempa di wilayah Aceh. Sampai kapan gempa ini akan berakhir? Di sinilah kita sadar bahwa ilmu manusia tentang gempa ini masih sangat sedikit,” kata Faizal.

Aceh dan pulau Sumatera pada umumnya akan sering dilanda gempa karena semenjak kejadian Tsunami 2004 yang menggeser lempengan bumi di bawahnya.

Dengan adanya gempa-gempa berkekuatan kecil, menurut Faizal, itu justru pertanda baik karena terjadi pelepasan energi dari tekanan pada lempengan bumi secara berkala, tidak langsung sekaligus besar. Tsunami selalu diawali dengan gempa berkekuatan besar. Pelepasan energi dari lempengan bumi yang mendadak itulah yang berbahaya.

Semoga info singkat ini bermanfaat untuk kita semua.

Share tulisan ini di FB ya kalau kamu merasa bermanfaat. 🙂

Sumber : TribunNews, Detik

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s